Selasa, 05 Juli 2022

Review Literatur dan Youtube Gita Savitri

Juan Rumaista Prasetya Sain - 202046500321 


Halo,

Saya akan mengulas beberapa literatur yang kemudian dihubungkan dengan bahasan yang sebelumnya telah saya kaji, yaitu mengenai Gita Savitri pada Youtube. Disini saya akan review bahasan mengenai personal branding, sosial media, youtube, dan sejenisnya.

Pada kali ini saya akan fokus mengulas Gita Savitri pada sisi personal branding yang beliau bangun pada dirinya dengan menggunakan beberapa bahan literatur yang telah ada. Disini saya akan fokus membahas perihal cara Gita Savitri membuat para audiensnya tetap setia menonton dan mengikuti semua konten yang beliau buat.

Tulisan saya sebelumnya tentang Gita Savitri klik disini

Pendahuluan

Gita Savitri menggunakan aspek histori dalam membangun citranya. Dengan kisah perjalanan hidupnya sebagai seorang anak muda yang berhasil survived di luar negeri dengan segala prestasinya menjadikan pedoman citra yang baik untuk Gita Savitri. Selain itu ketekunannya dan kecerdasannya dalam kisah perjalanan hidupnya menginspirasi banyak orang untuk menjadi lebih baik dan termotivasi untuk berprestasi juga. Ketekunan dan kegigihan yang dilakukan oleh Gita Savitri menjadi contoh baik yang terpancar pada pribadinya di setiap konten yang beliau unggah pada sosial media pribadinya.

Hal ini menjadi menarik untuk diulas lebih lanjut karena mengingat background story dari seorang Gita Savitri telah sangat kuat yang mana beliau berusaha dengan giat atas pendidikan dan pribadinya  menjadikan saya tertarik untuk mencari tau lebih lanjut bagaimana Gita Savitri melakukannya. 

Meski banyak penelitian yang membahas mengenai pribadi yang membangun personal brandingnya dengan cara yang unik, disini saya ingin mengangkat Gita Savitri sebagai topik utama karena Gita Savitri tidak memerlukan berbagai macam gimmick atapun sensasi yang berlebih untuk mencapai prestasinya sampai saat ini. Hanya anak muda yang dapat survived dan meraih cita-citanya dengan usahanya sendiri. Gita Savitri dapat berhasil mencapai semua prestasi dengan menjadi dirinya sendiri, dengan membagikan isi pemikirannya kepada publik menjadikannya kuat dalam citra dirinya.

Pada beberapa literatur yang akan saya gunakan dalam tulisan ini akan saya jadikan pedoman dan juga pembanding dari topik yang akan saya bahas, yaitu mengenai personal branding oleh konten kreator.


Isi

Untuk yang pertama saya akan mengulas sebuah buku dengan judul Be Your Own Brand oleh David McNally dan Karl D. Speak. Buku Be Your Own Brand ini membahas tentang membangun personal branding yang kuat tidak dihasilkan dari citra yang dibuat-buat, melainkan bagaimana seseorang memilih untuk membuat citra yang bermakna. Personal branding yang lemah menggambarkan seseorang dengan atribut dan kualitas yang kurang jelas sehingga menghasilkan umpan balik yang kurang baik.

Setiap orang memiliki ciri khasnya masing-masing, siapa pun dapat membangun personal brandingnya tanpa perlu menjadi apa yang bukan dirinya. Untuk topik Gita Savitri, beliau membangun perjalannya menjadi konten kreator bermula dari membagikan kisah pribadinya dalam menempuh pendidikan dan bertahan hidup di luar negeri. Sebagai anak muda yang hidup mandiri serta sukes dalam pendidikannya di luar negeri, mencuri banyak perhatian audiens dengan segmentasi yang seumur dengan Gita Savitri yaitu para remaja. Kisah yang telah beliau jalani membangun personal brandingnya sehingga berbeda dengan yang lain. Gita Savitri menggunakan nilai dan kualitas dirinya menjadi pembeda dirinya dengan orang lain.


Selanjutnya saya akan mengulas sebuah jurnal berjudul Exploring Personal Branding on Youtube oleh Chih-Ping Chen. Fokus pada jurnal tersebut adalah eksplorasi jenis peronal branding yang ada di Youtube. Semua dikarenakan sebuah platform digital yaitu Youtube pada masa kini memungkinkan semua orang baik amatir ataupun tidak untuk memasarkan diri merka masing-masing dan mengelola personal brandingnya sendiri. Pada jurnal ini menunjukan bahwa ledakan media sosial ini mendorong para individu penggunanya untuk memiliki kesadaran penting akan citra pribadi serta membangun kredibilitas diri dengan harapan dapat menciptakan perbedaan ataupun keunikan dengan individu lain, sehingga semua kekuatan dari personal branding itu dapat dijadikan prospek untuk bekerjasama terhadap pihak lain serta dapat dijadikan bisnis baru yang menguntungkan.

Ketika dikaitkan dengan topik Gita Savitri, segala sesuatu yang terdapat pada jurnal tersebut menjadi terhubung karena Gita Savitri yang mana awalnya adalah seorang amatir dapat melanjutkan karirnya pada platform Youtube ini. Gita Savitri berhasil membangun personal branding dengan caranya sendiri dan diterima baik oleh para penontonnya. Respon yang dihasilkan atas konten yang ia buat menuaikan respon positif dari para audiens sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa personal branding yang Gita Savitri terapkan pada Youtubenya itu berhasil dan disukai oleh banyak orang.


Jurnal berikutnya yang akan saya ulas berjudul Strategic Social Media for Personal Branding - A Case Study Malaysian Celebrities on Facebook. Jurnal tersebut merupakan American Journal Economic yang dikeluarkan pada tahun 2015 oleh Winci & Wardah. Membahas mengenai strategi untuk personal branding pada sosial media dan berfokus pada sorang selebrita asal Malaysia di platform Facebook. Walaupun platform yang dibahas beda dengan topik, namun untuk stategi personal branding yang dapat digunakan itu tetap bisa dikaji pada bahasan kali ini. 

Jurnal tersebut mengeksplorasi bagaimana strategi yang digunakan di media sosial untuk branding diri sebagai alat pemasaran. Jurnal ini berisi bagaimana pentningnya strategi media sosial, strategi konten, dan komunikasi yang dapat menghasilkan respon baik untuk penggemar sehingga secara konstan dapat terus menambahkan jumlah pengikut. Pada jurnal dijelaskan bahwa keberhasilan seorang selebriti dikaitkan dengan pengengelolaan dan pemaksimalan profilnya pada setiap platform.

Sehingga dapat dikatakan bahwa topik yang dibahas, yaitu Gita Savitri, tidak bisa disamakan dengan standar selebriti, namun perbedaan strategi yang Gita Savitri terapkan pada platform pribadinya tetap menghasilkan respon yang baik. Ini menandakan, konten yang berkualitas itu mempengaruhi sangat besar terhadap respon yang diterima. Gita Savitri menggunakan caranya sendiri untuk menyampaikan konten dan itu menuaikan tanggapan sangat baik oleh para audiens, bahkan dengan konten-kontennya yang berkualitas itu terus mendatangkan pengikut baru pada platform kanal Youtubenya.



Kesimpulan

Dari sini saya dapat simpulkan bahwa di masa modern ini membangun personal branding adalah hal yang cukup penting untuk dilakukan, khususnya bagi mereka yang ingin membuat konten pada media digital terutama Youtube. Karena adanya platform Youtube ini, membuat banyak orang berlomba-lomba mendapatkan atensi publik namun tidak sedikit dari mereka yang tidak mendalami lebih lanjut mengenai pembentukan citra pada personanya. Namun untuk Gita Savitri, beliau sudah memiliki personal branding yang kuat dan baik yang dapat menginspirasi banyak pengikutnya.

Tulisan ini menjabarkan kajian dari saya mengenai bagaimana personal branding yang dibuat oleh seorang content creator bernama Gita Savitri pada platform Youtubenya. Tulisan ini mengulas tentang bagaimana Gita Savitri dapat mencapai semua citra baik yang telah dimiliki dan bagaimana beliau menarik perhatian para pengikutnya dan skala yang lebih luas sehingga dapat menjadi seorang pribadi dengan personal branding yang baik dan mempunyai pengikut yang masif.


Sekian, semoga tulisan ini bermanfaat! 

Terimakasih πŸ˜πŸ™



Daftar Pustaka

McNally, David. Speak, Karl D. (2004). Be Your Own Brand. Published by Berrett-Koehler Publisher.

Chen, C. (2013). Exploring Personal Branding on YouTube, Journal of Internet Commerce, vol. 12, pp.332 - 347

Winci & Wardah (2015) “Strategic Social Media for Personal Branding - A Case Study Malaysian Celebrities on Facebook”, American Journal of Economic. Vol. 5 No. 2 pp. 236-242. 

Minggu, 19 Juni 2022

Gita Savitri spill tips belajar bahasa Inggris?

 Juan Rumaista Prasetya Sain (202046500321)

Mengenal Gita Savitri.

Halo,

Dengan segala perkembangan teknologi dan informasi yang ada, dibutuhkan lebih banyak contoh baik untuk menyebarkan ilmu bermanfaat pada masa kini. Salah satu anak muda yang dijadikan panutan atau role model bagi para remaja masa kini tidak lain adalah Gita Savitri. 

Gita Savitri merupakan seorang anak muda yang menempuh pendidikan tingkat perguruan tingginya di negeri Eropa yaitu di Jerman. Menjalani masa perkuliahan dan melanjutkan hidup dengan menetap di sebuah kota di negara Jerman, yaitu Berlin, Gita Savitri dapat survived menjalani pendidikan dan kehidupan pribadinya selagi jauh dari kampung halaman. 

Gita Savitri Devi lahir di Indonesia tepatnya di Palembang pada tanggal 27 Juli 1992. Menjalani masa kecil sampai dengan lulus SMA di Jakarta, Gita melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Namun Gita tak langsung menempuh perguruan tinggi di luar negeri setelah lulus dari SMA, Gita gap year selama 1 tahun dikarenakan ada kendala dalam persyaratan perkuliahannya. Lalu setelahnya Gita dapat lanjut berkuliah S1 di Freie UniversitΠ°̈t Berlin dengan mengambil jurusan Kimia Murni yang berada di negara Jerman. Sekarang Gita bekerja sebagai Cosmetic Chemist dan menjadi digital content creator. Gita pun sangat sering diundang menjadi pembicara di berbagai macam seminar.

Tidak heran banyak dari masyarakat Indonesia yang mengikuti seorang Gita Savitri di internet, semua dikarenakan citra yang telah Gita bangun selama ini telah melekat baik pada setiap audiensnya. Pengalaman hidupnya sangat menginspirasi banyak orang, khususnya para anak muda yang tengah berusaha meraih mimpinya. Image Gita sebagai anak muda yang memiliki pemikiran luas dan terbuka akan kemajuan dunia telah memotivasi banyak dari penontonnya. Sikapnya yang kritis dalam menanggapi sebuah kejadian atau isu-isu yang ada menguatkan jati dirinya pada sosial media sebagai anak muda yang cerdas. Pembawaannya dalam menyampaikan sesuatu pun dikemas secara santai dan tidak kaku sehingga dapat mudah dicerna oleh banyak penonton.


Sumber : Instagram @gitasav


Gita sebagai Cosmetic Chemist
Sumber : Instagram @gitasav

Gita telah meraih banyak prestasi ketika usianya masih terbilang muda. Karya-karya hasil ciptaanya pun terus bertambah. Tidak hanya itu, Gita pun seringkali bekerjasama dengan brand-brand besar. Berikut beberapa hasil karya dan capaian Gita yang membanggakan.



Buku ciptaan Gita berjudul Rentang Kisah & A Cup of Tea
Sumber : Instagram @gitasav


Film yang diadaptasi dari buku Gita Savitri
Sumber : Instagram @gitasav


Gita Savitri menjadi Brand Ambassador dari Ruang Guru
Sumber : Google images

Dengan segala macam pencapaian yang telah Gita raih, tidak membuat Gita merasa besar kepala. Niatnya untuk tetap memberikan konten bermutu dan bermanfaat di internet tetap berjalan dan semakin menigkat dari hari ke hari. Gita terus membagikan cerita pengalaman yang telah ia jalani hingga bisa mencapai banyak kesuksesan dan tidak lupa dengan bagaimana cara Gita berkomunikasi. 

Gita memulai dirinya untuk membuat konten di Internet diawali pada tahun 2009 dimana ia menulis di Blog pribadinya. Lalu berlanjut merambah ke platform lain yaitu youtube di tahun 2010. Di youtube Gita pada awalnya hanya membagikan videonya bernyanyi cover banyak lagu. Seiring berjalannya waktu, Gita selalu menambahkan video konten yang beragam pada kanal youtubenya dan berkembang sampai sekarang.

Gita Savitri aktif di Youtube sebagai konten kreator yang menyajikan konten beragam. Konten dari kanal youtubenya kurang lebih seperti vlog, traveling videodaily activity videoshort movie, cover video, bahkan sampai dengan videonya membagikan opini. Sampai tulisan ini dibuat, Gita sudah mempunyai lebih dari 1,2 juta subscriber di youtubenya. Eksistensinya pada youtube tidak diragukan lagi karena Gita pun terpilih oleh youtube menjadi salah satu dari Creators for Change Ambassador.


Kanal Youtube Gita Savitra
Sumber : Youtube


Tips Belajar Bahasa Inggris oleh Gita Savitri.

Pada backgroundnya yang menjalani perjuangan di luar negeri, Gita harus mampu menguasai beberapa bahasa asing sehingga ia bisa bertahan. Salah satu bahasa yang diutamakan adalah bahasa internasional yaitu bahasa Inggris. Gita memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan fasih. Maka dari itu banyak orang yang penasaran dengan cara Gita menguasai bahasa tersebut. Gita pun membuat sebuah video pada kanal youtubenya yang berisi berbagai macam tips dalam mempelajari bahasa Inggris.

Gita membuat video khusus untuk membagikan beberapa tips memperlajari bahasa Inggris pada kanal youtubenya. Video tersebut diberi judul "Tips belajar bahsa Inggris" dan telah ditonton lebih dari 3,5 juta pengguna.


Beberapa tips dari Gita Savitri yang dimuat dalam videonya itu seperti berikut ;

1.  Bisa karena terbiasa

Membiasakan diri dengan bahasa Inggris mampu memudahkan kita dalam mempelajari bahasa Inggris. Contohnya seperti mengubah pengaturan handphone menjadi bahasa Inggris, biasakan menonton film berbahasa Inggris ataupun video-video youtube dengan bahasa Inggris. Hal ini dapat membiasakan telinga kita untuk mendengar (listening) dan memahami bahasa Inggris.

2. Memanfaatkan Internet

Menggunakan kemudahan informasi di masa modern ini melalui internet merupakan salah satu tips dari Gita Savitri untuk mempelajari bahasa Inggris. Dapat menggunakan ebook, website, blog, ataupun video belajar bahasa Inggris di youtube. Adapun beberapa aplikasi gawai yang direkomendasikan oleh Gita seperti Duolinggo, Babbel, dan lain-lain.

3. Belajar melalui buku

Cara ini merupakan tips dari Gita ketika ingin mempelajari bahasa Inggris secara terstruktur, ketika ingin belajar bahasa Inggris untuk ditulis. Buku yang digunakan pun dapat berupa buku bacaan fisik ataupun buku elektronik.

4. Belajar dari membaca artikel

Sama halnya untuk mempelajari bahasa Inggris terstruktur, dapat juga memperbanyak bacaan artikel sehingga dapat terbiasa dengan bahasa Inggris formal. Selain itu artikel dalam bahasa Inggris dapat mempertajam kemampuan dalam berpikir kritis.

5. Menulis dalam bahasa Inggris

Ketika sudah membiasakan diri membaca dalam bahasa Inggris, tahap selanjutnya dapat diaplikasikan melalui meelalui tulisan. Dari menulis, kita dapat melatih tulisan struktur kita dalam bahasa Inggris.

6. Memakai kamus

Gita memberikan tips untuk mencari arti sebuah kata menggunakan kamus Inggris-Inggris ataupun Inggris-Indonesia, karena Gita merasa lebih mudah mendapatkan penjelasan yang mudah serta sinonim dari kata yang ia caari pada kamus tersebut. Gita merekomendasikan website seperti dictionary.cambrige.org.

7. Jangan takut bicara bahasa Inggris

Gita mengatakan bahswa kunci dari belajar bahasa Inggris adalah jangan takut untuk bicara menggunakan bahasa Inggris. Biasakan diri untuk berbicara menggunakan bahasa Inggris sebanyak-banyaknya. Cari teman atapun partner untuk berbicara menggunakan bahasa Inggris, atau dapat melatih berbicara dengan diri sendiri menggunakan bahsa Inggris.

8. Pergi keluar negeri

Kalau ada kesempatan, Gita memberikan tips untuk belajar bahasa Inggris melalui metode secara langsung yaitu dengan berbicara dengan native speaker yang berada di luar negeri. Gita mengatakan ketika kita berada di tempat dengan bahasa berbeda jiwa survival akan keluar secara tidak langsung, mengharuskan kita untuk berbicara untuk bertahan.

Ketika berada disituasi terpaksa, diri dan pikiran akan secara cepat berusaha untuk dapat menyelesaikan masalah yang ada. Jadi, ketika berada di luar negeri, kita akan dipaksa untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris bagaimanapun caranya.

Sumber : Youtube Gitasav
https://www.youtube.com/watch?v=VnIvouNJ5kg 

Videonya mendapatkan banyak penonton, karena citra yang telah Gita punya sangat kuat dengan segala pencapaian yang telah ada sehingga menjadikan video tips yang disampaikan oleh Gita lebih kridibel yang lebih dipercaya para audiens khususnya para pengikut Gita Savitri. Selain itu tips yang diberikan oleh Gita kurang lebih adalah cara-cara sederhana yang bisa diperoleh dengan mudah dan murah sehingga dapat langsung dipraktekan.

Sekian, semoga tulisan ini bermanfaat! 

Terimakasih πŸ˜πŸ™

Selasa, 26 April 2022

Menemukan Seorang Seniman Keren dari Tiktok

Juan Rumaista Prasetya Sain - 202046500321 (R4E)

Hallo,

Art, satu kata dengan pengertian yang luas, dapat berbeda pula maknanya pada lain individu. Tanpa disadari sebetulnya karya seni hebat tersebar disekitar kita. Tidak melulu harus dicari di sebuah pameran ternama, sebuah karya hebat dapat pula dijumpai di berbagai media. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan sedikit cerita mengenai pengalaman saya menemukan sebuah objek karya luar biasa yang kejadiannya itu tidak disengaja.

Jadi pada satu hari, saya sedang berada di tempat kerja dan ada waktu senggang. Saya biasa mengisi waktu luang tersebut untuk mencari inspirasi ataupun sekadar menghibur diri saja dari kepenatan. Lalu saya membuka salah satu aplikasi yaitu Tiktok dan menjelajahinya. Pada aplikasi ini terdapat sebuah fitur yang dinamakan For You Page, dimana dari situlah Tiktok menayangkan sejumlah video-video based on apa yang kita sukai. Saya menemukan banyak sekali underrated artist yang karyanya sangat luar biasa dan sangat berbeda dari yang biasanya. Sampai dimana saya menemukan satu artist ini, dia membuat lukisannya menjadi hidup. Seniman ini bernama Pqhaus. Beliau menganimasikan lukisannya dan memberikan makna 10 kali lipat lebih dalam daripada hanya lukisan saja. Menurut saya itu sangat jenius. Beliau membuat lukisan dan membawa lukisannya kelevel emosional yang berbeda.

Dari situlah pertama kali saya melihat salah satu lukisannya. Tidak perlu waktu lama untuk saya menyukai karya beliau. Saya langsung simpan videonya pada Tiktok saya dan kemudian saya buka profil akunnya. Beliau sudah beberapa kali membuat karya sejenis dan disitulah alasan saya ingin membahas karya lukisannya lebih jauh. Alasannya tidak lain adalah karena saya begitu menyukai hasil lukisannya dengan sejuta makna deep yang beliau tuangkan dan saya rasa hal tersebut menarik untuk disebarkan, agar banyak orang lainpun yang mengetahui lukisan hebat tersebut.

Saya sebelumnya pernah membahas lebih detail tentang pendapat saya mengenai salah satu mahakarya beliau. Tulisan saya mengenai lukisan tersebut bisa kalian baca pada link berikut.

Tulisan mengenai Pqhaus bisa dilihat disini

Semoga tulisan ini bermanfaat, terimakasih sudah membaca πŸ™

Minggu, 24 April 2022

Membahas Artwork Album Musik

Juan Rumaista Prasetya Sain - 202046500321 (R4E)

Hi,

Banyak diluaran sana sampul dari sebuah karya musik yang saya sukai. Semakin majunya zaman, sudut pandang para Artist dalam membuat artwork semakin luas dan semakin meningkat. Tidak heran sekarang didapati artwork musik yang tercipta dan berbagai macam seniman dengan berbagai macam aliran style yang berbeda. Maka dari itu disini saya akan menuliskan sedikit research saya mengenaik artwork atau sampul album musik yang dimiliki oleh band Vierratale.

Abstrak

Perkembangan musik di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat mengikuti eranya. Berbagai aliran musik kini semakin banyak mendapatkan tempatnya tersendiri pada hati masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, dunia seni permusikan ini juga banyak memiliki keterkaitan dengan dunia desain, yang mana karya musik tidak lengkap rasanya apabila sampul yang merepresentasikannya kurang sesuai. Tanpa disadari, sebuah komoditas baru telah terbentuk dan secara otomatis memunculkan kebutuhan tersendiri pada aspek desain grafis. Dalam industri musik, tentunya yang tidak dapat dipisahkan yaitu rancangan grafis sebuah sampul album musik. Dari sanalah berangkatnya pemikiran mengapa pentingnya sebuah sampul musik atau sering disebut dengan artwork pada sebuah karya musik sangat berpengaruh terhadap kesan yang akan diterima oleh penikmat musik itu sendiri. 
Pada tulisan kali ini saya fokus membahas secara khusus visual desain pada artwork album grup band yaitu "Vierratale". Tulisan ini akan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan 

Pendahuluan

Vierratale yang sebelumnya bernama Vierra, merupakan sebuah band yang berasal dari Jakarta. Untuk formasi terbaru, mereka beranggotakan 3 personil yaitu Kevin Aprillio sebagai piano/keyboard, Widy Soediro sebagai vokal, dan Raka Cyril sebagai gitar. Mereka merupakan band bergenre power pop dan pop rock. Vierra terbentuk pada tanggal 3 November 2008 dan tidak lama dari itu mereka membuat album pertama dengan judul 'My First Love' pada tahun 2009. Selanjutnya ditahun 2011 mereka membuat album berjudul 'Love, Love, and Love'. 

Pada tanggal 8 Februari 2013, Vierra sepakat untuk merubah nama mereka menjadi Vierratale. Nama tersebut terinspirasi dari Fairytale yang berarti dongeng. Ditahun 2015, salah sau personil mereka menyatakan keluar dari band. Tyran mengatakan bahwa dia sudah tidak sejalan visi dan misinya terhadap Vierratale. Namu kendati demikian, komunikasi mereka tetap berjalan dengan baik. Setelah itu Vierra membuat album ketiganya pada tahun 2016 yang berjudul 'Evolve'. Album ini merupakan album pertama yang dirilis setelah band Vierra merubah namanya menjadi Vierratale.
Dengan adanya beberapa perubahan, band ini tetap konsisten berjaya pada dunia musik Indonesia. Nama Vierratale masih digandrungi banyak pendengar dari dulu hingga sekarang.


Metodologi

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana menganalisis teori-teori yang terkait dengan desain. Penelitian kualitatif menurut Creswell (2014), adalah penelitian yang digunakan untuk menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat diukur atau digambarkan melalui penelitian kuantitatif, baik dari melakukan pengamatan, analisis konten, etnografi dan pendekatan lainnya. 
Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis visual, sebuah pendekatan untuk menguraikan serta mengintrepretasi sebuah karya visual (Soewardikoen, 2019).

Pembahasan

Vierratale selama karirnya telah menciptakan 3 album dan beberapa single lagu. Penelitian sederhana ini akan menggunakan analisis visual untuk membahas artwork dari album Vierratale. Tahapan yang akan dilakukan yaitu tahapan deskripsi, analisis, interpretasi dan penilaian.

My First Love (2009)

Deskripsi

berikut adalah sampul album pertama Vierra. tidak menggunakan banyak elemen, hanya difokuskan kepada para personil dengan baju yang berbeda warna. Logo tipografi dan maskot dan band ini menambahkan aksen agar dibagian atas tidak kosong.Warna yang digunakan pun walaupun berbeda, tetap blended dengan keseluruhannya.

Analisis

elemen-elemen desain yang ada pada sampul pertama ini tidak begitu rumit karena komponen yang terdapat pada sampul adalah hanya foto dan nama band. Prinsip keseimbangan dan irama dalam desain sampul cukup selaras dan memiliki prorporsi yang baik dalam sisi visual. Penekanan disini merupakan Widy yang melihat kamera merupakan titik yang memusatkan perhatian audiens. Prinsip selanjutnya adalah kesatuan. Pada sampul ini nilai kesatuan sangat terlihat karena penempatan objek yang tepat.

Penilaian

Pemilihan tema, warna serta keseluruhan konsep yang dibuat merupakan sebuah kecocokan antara isi dari album pertama ini. Keseluruhannya sampul ini memiliki rupa desain seperti gloomy atau galau dikarenakan mood yang ditampilkan merupakan sendu dan lagu-lagu didalamnya pun mayoritas adalah lagu galau, yang mana pada tahun tersebut merupakan sebuah kecocokan.


Love, Love, and Love (2011)

Deskripsi

Berbeda dengan album pertama, album kedua memiliki konsep yang lebih berani dengan pemilihan warna dan visual yang ditampilkan pada setiap personil yang berada pada sampul. Beberapa kombinasi warna yang berbeda ini menunjukkan kesan yang lebih ceria daripada sebelumnya.

Analisis

Pada album yang satu ini beberapa prinsip desain sedikit susah ditemukan karena banyaknya komponen yang ada dalam satu frame. Penekanan pada sampul album kedua ini ialah logo dari nama band yaitu Vierra dikarenakan posisi letak tulisannya berada di center dan ukuran fontnya yang cukup besar.

Penilaian

Secara keseluruhan, dari tema dan konsep pun terlihat perbedaan yang cukup signifikan antara album pertama dan kedua ini. Suasana yang tercipta dan visualisasi desain seperti ini menjadikannya sesuai dengan judul album yang bertema kebahagiaan cinta. Pada masa dirilisnya album pun memang style seperti ini cukup lumrah pada banyak artwork band musik sejenis.


Evolve (2016)

Deskripsi

Berevolusi dari style sampul album sebelumnya, di tahun 2016, band Vierratale ini menggunakan ilustrasi untuk sampul albumnya. Warna-warna yang digunakan sangat memiliki tingkatan yang berbeda. Teknik pewarnaan yang digunakan dalam ilustrasi ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Komponen ilustrasi jelas lebih kompleks daripada sebelumnya.

Analisis

Prinsip kesatuan, keseimbangan, irama pada artwork album ketiga ini sangat menyatu dengan baik. Titik pusat perhatian pada ilustrasi ini mengarah pada objek utama yaitu wanita berkostum yang sedang memeggang maskot band dan sebuah senjata. Teknik gambar dan finishing yang dieksekusi dalam artwork ini memberikan pembaruan dari sebelumya.

Penilaian

Sesuai judul album 'Evolve' yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah berkembang, desain sampul pada album ini sukses mewujudkan judul yang diberikan di album ini. Kesan yang lebih modern terasa sangat kuat ketika melihat keseluruhan komponen dari sampul album ini.

Penutup

Desain yang digunakan pada artwork album-album ini jelas menggambarkan masa pada periode tiap album tersebut dirilis. Konsep dan nuansa yang ditampilkan pada tiap album mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Band Vierratale meningkatkan performanya baik dari sisi desain maupun makna. Hal ini secara penuh dipengaruhi oleh tren pada era kapan album dirilis, yang mana dapat dilihat dari ciri penggunaan warna-warna serta nuansa yang ditampilkan. 

Sabtu, 09 April 2022

Melihat Karya PQHAUS dari Perspektif Semiotika

Juan Rumaista Prasetya Sain - 202046500321 (R4E) 

   Halo,

Begitu banyaknya mahakarya luar biasa yang tercipta dan bisa kita nikmati bersama. Para seniman hebat diluar sana membagikan sudut pandang mereka secara gamblang dengan gaya mereka masing-masing melalui karya yang mereka hasilkan dan dipublikasikan di berbagai media. 

Sebagai penikmat, kita bisa menginterpretasikan banyak arti dari banyak tanda yang kita dapati dalam sebuah karya. Banyaknya tanda yang bermunculan dapat disimpulkan menjadi sebuah makna kuat yang bisa kita ambil sebagai intisari yang kita serap pada karya. Makna tersebut bisa saja sama atau bahkan berbeda dari makna asli dari seniman pencipta, namun disitulah hebatnya penalaran manusia, bisa berbeda sesuai pemahaman yang ada.

Pada tulisan ini saya akan menggunakan suatu rumusan klasik dari kaum nominalis yang terdapat dalam karya Locke, dimana saya akan mengemukakan pandangan dan ide-ide yang saya tangkap dari mengamati karya seorang seniman bernama Pqhaus yang berjudul "Smile Work Ahead". Sesuai dengan rumusan nominalis, konsep (ide) yang saya ambil berasal dari tanda-tanda yang merujuk pada karya sang seniman Pqhaus. Selain itu saya menggunakan Teori Ikonologi yaitu mengkaji makna simbolis dalam mengulik simbol/tanda yang bermunculan pada karya lukisan berikut.


Sumber : pqhaus.com

    Media menyebarkan karya pada masa kini tidak hanya sebatas pada pameran semata. Media digital menjadi tambang emas untuk menemukan para underated artist dengan karya-karya hebat yang belum banyak orang tahu. Tiktok adalah platform yang mempertemukan saya dengan seniman luar biasa ini yaitu Pqhaus. Karya lukisannya mucul pada halaman saya dan tidak butuh waktu lama untuk saya menyukainya. Akun profilnya mempunyai hampir 500.000 pengikut di Tiktok, namun konten karyanya sudah ditonton lebih dari 500 juta kali.

    Keseluruhan karya Pqhaus mempunyai makna yang sangat mendalam. Pqhaus merupakan seniman yang berasal dari San Fransisco. Karya-karyanya mengandung sisi emosional yang jelas sekali dapat terasa. Lukisan menggunakan cat akrilik ini menyita perhatian saya. Saya merasakan Pqhaus menuangkan berbagai jenis emosi yang kerap dirasakan pada keseharian. Sisi emosional yang diungkapkan lebih mendominasi pada perasaan yang jarang terungkapkan langsung dengan kata-kata, namun beliau menggambarkannya melalui karya dengan sangat jelas dan terasa.

    Pada salah satu karya Pqhaus yang diberi judul "Smile Work Ahead" yang mana merupakan lukisan favorit saya, seniman berbakat ini menggambarkan bahwa objek utama dari lukisan yaitu wanita ini terpaksa harus tersenyum dengan banyak rantai dan diawasi banyak orang. Semua objek yang tergambarkan merupakan simbol yang menyatu menjadi sebuah makna yang kuat. Lukisan ini menggambarkan situasi terkekang, dimana dari raut ekspresi yang digambarkan objek utama sangat tertekan. Karya ini semakin dalam pemaknaannya karena didukung dengan adanya animasi singkat yang dibuat oleh seniman Pqhaus dan diunggah di Tiktok ;


Sumber : Tiktok @Pqhaus


    Lukisan karya Pqhaus sangat intens dan penuh dengan semangat dengan caranya sendiri. Semua karyanya sangat unik. Sudut pandang yang dihighlight oleh seniman sangat dekat dengan keadaan yang terjadi di lingkungan sekitar. Sisi emosional yang diangat Pqhaus pada lukisannya sangat luar biasa. Kombinasi lukisan akrilik dan animasi yang dibuat membawa para penikmat masuk kedalam situasi karyanya. Makna yang bisa diambil bisa lebih luas dari apa yang sekedar dilihat. Pesan yang ingin dibagikan oleh seniman sangat kuat. How painfully beautiful.

Karya-karya hebat lainnya dapat dilihat pada pqhaus.com, disana dapat juga membeli karya dari Pqhaus. 

Terimakasih, semoga bermanfaat πŸ™


Senin, 04 April 2022

Review Jurnal Seni Rupa dan Desain

  Juan Rumaista Prasetya Sain  (202046500321) - R4E 


    Begitu luasnya dunia seni dan sudut padangnya. Para ahli menuangkan pemikirannya dengan membuat penelitian yang akhirnya didokumentasikan pada sebuah jurnal. Maka dari itu di kesempatan kali ini saya akan me-review beberapa jurnal yang saya dapatkan dari berbagai portal jurnal. guna memperkaya wawasan dan memperdalam pemahaman. Jurnal-jurnal yang akan saya review kali ini merupakan jurnal seputar seni rupa dan desain.


    Jurnal pertama yang akan saya coba review berasal dari portal Garuda (https://garuda.kemdikbud.go.id)

Judul : PERANCANGAN DESAIN MURAL SEBAGAI MEDIA UTAMA KAMPANYE SOSIAL “JOGJA MELAWAN VANDALISME” (2021) oleh Nuria Indah Kurnia Dewi. Dalam artikel yang dimuat oleh Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia.

Objek Kajian Seni Rupa dan Desain : Objek yang dikaji pada jurnal tersebut adalah mengenai perilaku vandalisme yang tengah marak khususnya di Yogyakarta dan alternatif untuk menanganinya. Pada kasus ini, Ilmu Desain Komunikasi Visual digunakan sebagai pemecahan masalah melalui kampanye sosial 'Jogja Melawan Vandalisme' dengan mural sebagai media utamanya.

Metode dan Analisis : Metode yang digunakan pada tulisan ini merupakan metode kualitatif, disampaikan secara deskriptif yang mengacu pada data pada wilayah Yogyakarta. Menggunakan analisis mendalam terhadap topik vandalisme.

Teori : Teori utama yang digunakan adalah teori kriminologi broken window, teori psikologi vandalisme, dan teori tentang street art. Landasan yuridis yang melegalisasi perancangan ini adalah Peraturan Daerah No. 18 tahun 2002, tentang Pengelolaan Kebersihan, walikota Yogyakarta menginstruksikan Dinas Ketertiban untuk melakukan penanganan aksi vandalisme, dalam Pasal 16 huruf c. Teori pendukung yang digunakan adalah teori komunikasi masa, teori periklanan dan kampanye sosial, teori periklanan SUPER A, teori perilaku konsumen AISAS, serta teori dasar Desain Komunikasi Visual. 

Kesimpulan : Jurnal ini membahas tentang maraknya Vandalisme khususnya di Yogyakarta. Banyaknya perilaku Vandalisme ini membahayakan identitas dan reputasi Kota Yogyakarta sebagai kota budaya. Pada jurnal ini pun membahas dengan cukup jelas mengenai perbedaan Vandalisme dan Street Art. Solusi yang diupayakan adalah dengan membuat kampanye sosial berjudul 'Jogja Melawan Vandalisme'. Tema kampanye fokus kepada empat pesan yaitu larangan vandalisme, sosialisasi sanksi hukum, ajakan bersih-bersih serta himbauan untuk mengisi masa remaja dengan hal yang bermanfaat utamanya adalah dengan mural. Namun tulisan ini belum begitu jelas menunjukan lebih rinci mengenai dampak nyata yang didapati oleh para target sasaran yaitu pelaku vandalisme.


    Setelah review mengenai implementasi Ilmu Desain Komunikasi Visual terhadap masalah yang terjadi pada lingkungan sosial, selanjutnya saya akan lanjut me-review sebuah jurnal yang masih membahas seputar Seni Rupa dan Desain. Jurnal berikut bersumber dari Scholar.

Judul : PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI MEDIA PROMOSI ONLINE SHOP NANAUNIQUESTORE (2019) oleh Agung Eko Dhananjaya. Dalam artikel yang dimuat oleh Jurnal Nawala Visual. 

Objek Kajian Seni Rupa dan Desain : Objek yang dikaji pada jurnal tersebut adalah mengenai langkah-langkah yang harus diketahui dalam perancangan website terutama website untuk wadah promosi produk toko daring.

Metode dan Analisis : Metode yang digunakan pada jurnal tersebut adalah Metode Kualitatif dengan mengumpulkan data dan literatur mengenai perancangan website.

Teori : Teori Estetika, Teori Desain Komunikasi Visual yang meliputi teori ilustrasi fotografi untuk informasi visual produk selain itu dapat berguna sebagai panduan untuk menyusun pola yang akan disertakan pada website.

Kesimpulan : Perkembangan teknologi dimanfaatkan dengan baik dimasa ini. Semua kemajuan yang ada dapat mempermudah manusia dalam berkegiatan. Pada jurnal ini dipaparkan beberapa langkah utama yang dapat dilakukan untuk merancang website. Untuk keseluruhan, jurnal ini membahas dengan cukup lengkap langkah-langkah secara umum tentang perancangan website, namun tulisan tersebut kurang membahas secara spesifik tentang pengimplementasiannya pada toko daring Nanauniquestore. Sedikit kurang mendalam karena menjadi tidak begitu sesuai dengan judul jurnal.


    Selanjutnya saya ingin me-review jurnal yang didapatkan dari portal SciHub.

Judul : Destination, Imagination  and the Fires Within: Design Thinking in a Middle School Classroom (2010) oleh Maureen Carroll, Shelley Goldman, Leticia Britos, Jaime Koh, Adam Royalty and Michael Hornstein. Dimuat pada International Journal of Art & Design Education.

Objek Kajian Seni Rupa dan Desain : Objek utama yang dapat dikaji dari jurnal tersebut ialah design thinking yang dijadikan bagian penting dalam lingkungan belajar mengajar. Menggunakan pemikiran desain sebagai metode untuk mengembangkan proses pembelajaran.

Metode dan Analisis : Jurnal ini menggunakan Metode Kualitatif dikarenakan tujuan utamanya adalah ingin mendapatkan perspektif yang berbeda dari banyak sumber yaitu iswa, guru, instruktur dan mahasiswa pascasarjana, saat mereka terlibat untuk pertama kalinya dalam kegiatan desain di kelas (Bogdan & Biklin 1992) 

Teori : Teori yang digunakan merupakan teori desain dan komunikasi, menggunakan sudut pandang sosiokognitif dimana memberikan kesempatan untuk berinteraksi secara verbal dengan individu lain dalam lingkungan sosial. 

Kesimpulan : Proyek Penelitian Mengambil Pemikiran Desain untuk Sekolah bertujuan memperluas basis pengetahuan siswa sehingga dapat meningkatkan pemahaman tentang peran pemikiran desain di kelas. Pembelajaran yang diharapkan dapat diserap siswa adalah ekspolrasi berbagai aspek desain, kemampuan untuk berimajinasi tanpa batasan dan kendala. Ini sangat penting, karena pengembangan kepercayaan diri kreatif merupakan bagian penting dari pembelajaran. Design thinking ini dapat menstimulasi para siswa untuk memiliki self-confident dan dapat mengapresiasikan dirinya sendiri dengan baik sehingga semua itu dapat berguna untuk masa depan siswa. 

Saya pribadi menyukai jurnal yang terakhir karena isi yang dimuat begitu lengkap dan merinci sehingga  dapat dipahami dengan sangat jelas.


Sekian review jurnal dari saya, semoga bermanfaat untuk kita semua, terimakasih 

Senin, 21 Maret 2022

Baru Menyadari

(Juan Rumaista - 202046500321)

Hallo, 

Saya sering berpikir, mengapa suatu hal bisa terjadi. Semua hal pasti mempunyai alasan mengapa mereka ada. Saya terkadang kurang peka terhadap itu, tidak menyadari banyak tanda-tanda yang ada disekitar yang seharusnya lebih saya syukuri keberadaannya. 

Saya terkadang suka mengeluh ketika hari yang saya lalui tidak begitu baik. Terlebih ketika perlakuan orang di sekitar saya kurang menyenangkan. Semua terasa menyebalkan. Pikiran-pikiran mengganggu sering kali muncul disituasi seperti itu.

Namun bukankah memang hidup bukan melulu tentang kebahagiaan? Bukankah seharusnya saya menyadari betapa berharganya kegagalan dan rasa kecewa? huft. Mereka adalah pembelajaran, dan mereka hal mutlak yang akan muncul dalam perjalanan. Ketika semua sudah terlewati, pasti kesuksesan akan datang pada waktunya. Saya pun masih perlu belajar banyak mengenai pengendalian diri. Saya merasa diri saya dan apa yang saya yakini saat ini masih labil, namun saya cukup bersyukur sudah menyadari banyak hal di usia saya sekarang.. hehe

Saya terkadang mengeluhkan sikap orang terdekat saya ketika tidak sesuai dengan keinginan saya sendiri.  Saya tidak sadar semua itu merupakan cara mereka memberikan perhatian kepada saya. Contoh terdekat adalah orang tua.

Dulu saya sempat berpikir, kenapa orangtua saya sering menyuruh saya membersihkan rumah, mengapa mereka menyuruh saya belajar terus-menerus, dan sebagainya. Sampai saya menyadari bahwa saya sepertinya salah fokus. Hal yang sering saya besar-besarkan dalam pikiran saya adalah mengeluh sampai tidak menyadari dan mensyukuri kehidupan yang diberikan oleh-Nya. Saya mempunyai kedua orang tua yang mendampingi dan selalu melindungi saya serta mengejari saya banyak hal.

Saya hanya merasa baik kalau tidak dimarahi. Padahal orang tua menginginkan anaknya menjadi kuat dan tidak mudah menyerah akan dunia yang keras ini. Hal-hal yang mungkin saya rasa tidak mengenakan bisa jadi merupakan cara mereka mendidik saya menjadi manusia yang mandiri.

Semakin dewasa juga saya baru menyadari bahwa tidak ada kebiasaan baik yang terbentuk secara instan. Orang tua membiasakan saya sedari dini untuk menyelesaikan apa yang saya mulai secara sungguh-sungguh. Ucapan yang tiap hari Ibu saya katakan mengenai membersihkan kamar, merapihkan pakaian yang saya ingin pakai, meletakkan sepatu pada tempatnya, dan sebagainya sering saya salah artikan. Ayah yang selalu membelikan saya sarapan setiap pagi, selalu mengingatkan saya ketika telat makan, mengantar dan menjemput saya, dan hal-hal sederhana lainnya yang setiap hari mereka berikan kepada saya merupakan cara mereka peduli terhadap saya. 

Kali dimana mereka memberi saya ruang dan mempercayai keputusan yang saya ambil, menghargai usaha yang saya kerjakan, mereka yang memberikan saya waktu dan kesempatan untuk bertumbuh dengan bimbingan mereka, menjadikan saya untuk belajar bertanggung jawab dan menjalani konsekuensi dari apa yang saya pilih. Semua hal itu akhirnya saya sadari merupakan cara mereka menyayangi saya. Mereka membimbing saya agar kelak saya bisa hidup mandiri di dunia ini. Mereka mengajarkan saya untuk bertanggung jawab atas hidup saya sendiri.

Sekian ocehan yang ingin saya bagikan, semoga kita semua bisa menyadari dan menghargai juga perjuangan orang tua kita semua dalam menyayangi anak-anaknya. 

~Thanks!

Selasa, 15 Maret 2022

Kajian yang bisa dilakukan selain menggunakan semiotika

Hi selamat sore. Saya ingin membagikan sedkit pemikiraan saya mengenai pengkajian. Pengkajian disini dikhususkhan untuk seni. Pada materi kuliah yang saya telah pelajari, yaitu pengkajian menggunakan teori semiotika, dapat ditemukan pandangan dari pertimbangan-pertimbangan estetik yang diperoleh dari seni itu sendiri. Pandangan baru ini didapatkan dari keselarasan hubungan antara tanda-tanda yang bermunculan dan pesan yang disampaikan oleh seniman.

Namun, tidak hanya dengan membaca tanda verbal atau visual lalu menemukan sebuah pesan agar dapat memaknai sebuah karya. Menurut saya mengkaji sebuah karya dapat dilakukan dengan membahasnya secara langsung kepada sang seniman. Mengetahui latar belakan mengapa seniman ingin membuat karya menurut saya adalah sebuah hal yang sangat menarik untuk diketahui. Karena tidak sedikit kejadian mengenai pembahansan karya seni yang melenceng dari karya seni itu sendiri. Dengan bertanya kepada seniman, dapat ditemukan kejelasan yang disampaikan langsung dari sudut pandang seniman. Dari sana kita sebagai penikmat karya seni dapat memperluas pengetahuan memngenai konsep, prinsip, unsur, nilai, bahkan makna yang ingin disampaikan oleh seniman tersebut sehingga didapati pandangan luas akan karya seni.

Ketika pemikiran kaya, diharapkan terbentuknya kesimpulan dan dan benang merah karya seni dari banyak sudut pandang, baik dari estetika, keilmuan maupun lainnya.

Terimakasih :) 

Rainbow Pinwheel Pointer